travel haji dan umroh di jakarta

Percayakan keberangkatan haji dan umroh anda hanya di travel kami hub Lita Octaviani Ph 7098 5599 biro haji umroh resmi di jakarta.

 

travel haji dan umroh di jakarta

haji dan umroh

 

Informasi jadwal dan biaya klik

jadwal biaya umroh

biaya haji

 

 

biaya paket umroh di jakarta

biro haji di jakarta

biro haji dan umroh di jakarta

biro haji dan umroh di jakarta

Wujudkan perjalanan ibadah anda dengan biro haji dan umroh terpercaya di jakarta hub Lita Octaviani Ph 7098 5599 dapatkan layanan terbaik kami.

 

biro haji dan umroh di jakarta

haji umroh

 

Biaya paket haji dan paket umroh klik di bawah ini :

paket haji

paket umroh

 

 

biaya paket umroh di jakarta

biro haji di jakarta

travel haji dan umroh di jakarta

 

biaya paket umroh di jakarta

Ingin mendapatkan biaya paket umroh yang terjangkau di jakarta hub.lita ocataviani Ph 021 7098 5599 kami beri kemudahan untuk ibadah anda.

 

biaya paket umroh di jakarta

paket umroh

untuk harga paket umroh

klik  paket umroh

 

 

biro haji di jakarta

biro haji dan umroh di jakarta

travel haji dan umroh di jakarta

 

Lion Air Beli Airbus Rp 233 triliun

Maskapai penerbangan Lion Air, kembali menggebrak dunia penerbangan dunia. Setelah membeli Boeing, Presiden Direktur Lion Air Rusdi Kirana dan Presiden serta CEO Airbus Fabrice Bregier menandatangani surat pembelian Lion Air kepada 234 pesawat Airbus jenis A320 di Istana Elysee di Paris, Prancis, Senin (18/3).

 

lion-air-airbus

lion-air-airbus

Lion Air resmi beli 234 pesawat baru jenis Airbus A320 yang terdiri 109 pesawat A320neo, 65 A321neo, & 60 A320ceo. Dalam mereka akan mengeluarkan dana sebesar USD 24 miliar (Rp 233 triliun). Padahal, Tahun 2011 lalu, Lion Air telah mengumumkan pembelian 201 pesawat Boeing yang nilainya USD 22 miliar (Rp 214 triliun).

Presiden Direktur Lion Air Rusdi Kirana seperti yang dikutip dari keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, mengatakan pembelian ini akan membantu Lion Air untuk menghemat ongkos bahan bakar dan terus menawarkan tarif yang murah di regional Asia.

Perjanjian ini, kata dia, sebagai tanda bahwa Lion Air akan tetap melanjutkan aksi ekspansi untuk maskapai yang paling moderen dan paling ahli di seluruh dunia.

Akhir 2012, bos maskapai murah Lion Air ini sukses menapaki posisi ke-33 dalam daftar Forbes dengan kekayaan USD 900 juta. Kekayaannya tersebut bertambah USD 320 juta dalam setahun.

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan pembelian ini sebagai cara Lion Air untuk terbang ke Eropa. Selama ini, maskapai yang mengklaim sebagai layanan tarif murah belum mendapatkan sertifikasi terbang ke Benua Biru.

Dia mengatakan di dunia maskapai atau bisnis, sudah biasa dana yang digunakan untuk membeli pesawat bisa dari kredit, atau malahan pesawat yang baru tersebut di jual ke leasing dan nantinya pesawat tersebut disewa maskapai tersebut atau nantinya disewakan.

“Lion Air juga punya kas internal, dan mereka bisa menjual pesawat yang sudah tua, dan dananya bisa digunakan membeli pesawat baru tersebut,” katanya.

Dia menegaskan di bisnis penerbangan saat ini, untuk meraih kepercayaan pelanggan adalah pengoperasian pesawat anyar. “Penumpang cenderung ingin menggunakan pesawat baru,” ungkapnya.

Dirinya menilai, langkah Lion Air membeli Airbus sebagai cara perseroan meraih pasar Asia Timur, bukan ingin menguasai Asia Tenggara. “Mereka membidik pasar yang lain selain Indonesia, dan regional,” ungkapnya.

Presiden dan CEO Airbus Fabrice Bregier mengatakan bahwa perjanjian ini merupakan perjanjian pertama kali dengan Lion Air. “Berita ini akan menggarisbawahi posisi keluarga A320 untuk memimpin kelasnya. Maskapai jenis itu juga menarik perhatian pelanggan baru yang berminat untuk menikmati kecanggihan mesin yang baru ini. Kami ingin Lion Air menjadi operator mayoritas Airbus,” ujarnya.

sumber : Merdeka com

Regulasi Usia Jemaah Haji Lansia Diubah

Menteri Agama Suryadharma Ali akan mengubah regulasi tentang usia jemaah haji lanjut usia (lansia). Usia ini akan menentukan prioritas dari Kementerian Agama bagi jemaah dalam hal keberangkatan ibadah haji.

“Sekarang kan masih banyak anggota jemaah haji yang umurnya 100 tahun ke atas. Tahun kemarin ada anggota jemaah yang usianya 110 tahun, itu yang tertua. Kini kebijakan jemaah lansia akan diprioritaskan yang 83 tahun ke atas,” kata Suryadharma saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (18/3/2013).

Pengubahan kebijakan itu terkait ingin meningkatkan Indeks Kepuasan Jamaah Haji setiap tahunnya. Indeks Kepuasan Jamaah Haji di tahun 2012 menurun tipis dari 83 persen di tahun 2011 menjadi hanya 81 persen di tahun 2012. Namun, Suryadharma menilai pengubahan kebijakan prioritas jemaah haji ini tidak berarti bakal merugikan jemaah haji yang sudah mendapatkan porsi sebelumnya.

“Yang tahun ini sudah mendapat kursi, ya harus berangkat. Tidak diganggu sedikit pun porsinya. Nanti kalau ada sisa, maka sisa itu juga diprioritaskan untuk usia 83 tahun ke atas,” tambahnya.

Sebenarnya, lanjut Suryadharma, pemerintah juga sudah memprioritaskan usia jemaah haji ini. Namun, kesempatannya diberikan di posisi belakang sehingga jemaah lansia ini selalu berangkat belakangan. Namun, prioritasnya kali ini akan selalu diberikan di depan sehingga jemaah lansia bisa berangkat lebih dulu dibandingkan yang muda.

“Nanti usia jemaah haji yang akan berangkat akan terus diturunkan. Ya kalau bisa sampai 65 tahun atau 60 tahun. Tapi ini akan perlu lama,” tambahnya.

Saat ini, porsi jemaah haji lansia mencapai 30 persen dari total jemaah haji yang berangkat setiap tahunnya yaitu sebesar 280.000 orang.

sumber : kompas com